10Contoh Pantun Nasihat 4 Baris, buat Bantu Tugas Sekolah . Rika Pangesti - detikEdu. Rabu, 02 Feb 2022 14:00 WIB. 0 komentar. Mengutip Modul Bahasa Indonesia SD Kelas V terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pantun adalah karya sastra yang sarat akan makna, kritik serta ide-ide kreatif yang padat kandungan maknanya. pantunbahasa sunda- Pantun merupakan jenis puisa lama yang populer hingga saat ini. Kalian juga pasti pernah mendengar pantun di pelajaran bahasa indonesia dan juga di acara acara hiburan adat sampai program komedi di televisi. Selain bisa sebagai ilmu pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pelajaran, ternyata memmahami pantun dan jenisnya dapat membuat kamu semakain kreatif ketika [] Puisibahasa sunda 4 bait. Rijal Jul 31 2020 5. Fungsi bait sesuai dengan penggunaan paragraf saat menyusun. Contoh Pantun Bahasa Sunda Halo sobat berilmu disekmen kali ini admin akan membagikan sedikat pengetahuan dan informasi menaring mengenai contoh pantun bahasa sunda loh. Puisi Bahasa Arab- Kali ini admin akan membarikan sebuah konten Berikut ini pantun nasehat bahasa Sunda tentang nasehat agama, akhlak, adab, ilmu dan kehidupan yang menarik dan berkesan. Pantun nasehat bahasa Sunda ini bisa kamu sampaikan untuk memberikan nasihat, sebagai caption di sosial media hingga untuk tugas sekolah.. Pantun dalam bahasa Sunda disebut sisindiran. Nah, sisindiran ini terbagi menjadi tiga, yaitu silih asih, sesebred Berbalaspantun pendidikan 4 bait kliping puisi pantun dongeng dan contoh kumpulan pantun bahasa sunda terbaik for android apk download isi pantun 6 7 8 tolong ya brainly co id 180 contoh pantun jenaka nasehat. Assalamualaikum,,, haloo sobat kesempatan kali ini membahas artikel pantun berbalas yang lucu dan bermakna dengan Dirangkumdari beragam sumber, berikut adalah 30 pantun lucu buat pacar, Kamis (4/8). BACA JUGA: Kumpulan Pantun Teka-Teki dan Maknanya, Inspiratif dan Menghibur 25 Pantun Lucu Bahasa Sunda yang Menghibur dan Bikin Ngakak. 2. Satu tambah satu sama dengan dua. Dua tambah satu sama dengan tiga. Zg48YWn. Virus corona belum berakhir. Bahkan ketika pantun ini dibuat, korban meninggal karena corona semakin banyak. Oleh karena itu, mari kita cegah jangan sampai terkena virus ini. Yakni dengan berusaha hidup bersih dan mengikuti petunjuk ahlinya. Yang kedua, memperbanyak taubat kepada Allah dan berdoa kepada-Nya. Semoga virus corona ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Sebagai pelengkap pantun virus corona sebelumnya, hari ini kami buatkan lagi beberapa bait pantun tentang covid-19 ini. Ini bukan puisi tentang corona. Ini adalah pantun 4 bait, setiap baitnya menceritakan bagaimana dampak corona terhadap kehidupan. 1. Beli celana di Kotabalu, Badan kuat meminum jamu. Moga corona cepat berlalu, Diam di rumah sudah jemu. 2. Mawar berduri harum melati, Kapur barus dalam jerami. Tiap hari ada yang mati, Terkena virus yang kecil ini. 3. Beli celana dilipat-lipat, Ada hewan biru warnanya. Virus corona menyebar cepat, Jalan-jalan ke seluruh dunia. 4. Kelapa kopra pohon kina, Rebus air dalam panci. Gara-gara virus corona, Tangan bersihpun selalu dicuci. 4 Bait Pantun Gara-Gara Virus Corona 1. Hewan koala di australia, Pulau bangka penghasil timah. Gara-gara virus corona, Belajarku kini di rumah. 2. Kuda turun ke arena, Ikan sepat di waktu hujan. Gara-gara virus corona, Aku tak dapat uang jajan. 3. Sirsak sirsak nangka Belanda, Petik di pohon manis rasanya. Virus corona sudah melanda, Ribut manusia sedunia. 4. Masak bubur untuk raja, Ambil jahe satu kilan. Walau libur di rumah saja, Karena corona tak bisa jalan-jalan. 4 Bait Mamahku Bukan Guru Semenjak sekolah diliburkan, sebagian orang tua menggantikan tugas guru. Bukannya mengajari anak-anaknya, justru mamah malah suka marah-marah. Sabar ya... 1. Naik kuda pakai pelana, Lari mengejar anak kemah. Gara-gara virus corona, Aku belajar dengan mamah. 2. Belajar melempar dan memanah, Pada batu berwarna merah. Kalau belajar dengan mamah, Aku banyak kena marah. 3. Pohon gantar kini terbelah, Satu batang dekat rumah. Rindu belajar di sekolah, Guruku baik juga ramah. 4. Siamang menahan deru, Badan dingin walau berbulu. Mamahku memang bukan guru, Kalau mengajar marah-marah melulu. 4 Pantun Lucu Karena Virus Corona 19 13. Pohon kina ditanam Belanda, Baru karang tak terbelah. Semenjak corona melanda Banyak orang gagal menikah. 14. Beli susu cap nona, Sudah tutup toko kantinnya. Menikah di zaman corona, Pakai jas hujan pengantinnya. 15. Ikan belida ikan toman, Bila dijemur menjadi ringan. Kalau sudah bersalaman, Jangan lupa cuci tangan. 16. Si Cepot makan ketan, Minum kopi membaca koran. Katanya disemprot disinfektan, Rupanya disemprot air comberan. Pantun Liburan Di Rumah Saja Virus corona banyak mengubah pola hidup. Kita yang biasa pergi ke sekolah jadi berdiam di rumah. Berikut ini masih pantun tentang corona, tapi tentang liburannya. Mari baca bersama-sama. 17. Dapat madu dari lebah, madu mahal untuk raja. Berminggu-minggu libur sekolah, Tapi liburannya di rumah saja. 18. Kalau pita berwarna merah, untuk menghias madu lebah. Kalau kita keluar rumah, Katanya bisa terkena wabah. 19. Baju batik dari bukit, Bukit berbunga bunga melati. Lebih baik mencegah penyakit, Daripada kita mengobati. 20. Ular naga suka menyembur, Turun ke sawah banyak lumpur. Jadi orang jangan takabur, Kena virus langsung dikubur. Di Rumah Nonton Youtube 21. Sangat dingin daerah kutub, Yang selatan yang utara. Di rumah nonton yutub Lihat berita tentang corona. 22. Sungai rawa tempat buaya, Naik sampan dengan si ratna. Sungguh kasihan di Italia Ribuan orang mati di sana. 23. Putri raja sangat jelita, Rambut hitam pakai mahkota. Negara Spanyol menderita, Tak kuasa melawan corona. 24. Hari pramuka pakai belacu, Ular berbisa lari-lari. Nonton youtube yang lucu-lucu Supaya bisa menghibur diri. Main Games Download Aplikasi 25. Gudang barang sudah penuh, Banyak orang yang memesan. Diam di rumah membuat jenuh, Makin hari makin bosan. 26. Komik lucu si Pikachu, Main bareng anak Irian. Download game yang lucu, Supaya bisa main seharian. 27. Langit senja warna merah, Datang kekasih beri permata. Main game kena marah, Oleh mamah yang tercinta. 28. Dulu sering berbelanja, Jalan kampung banyak batunya. Main game boleh saja, Asal ingat ada waktunya. . . Yuk, jkita belajar. Sekolah boleh libur, belajar jalan terus. Supaya kamu bisa pintar, jadi dokter yang mengobati orang sakit. Jadi peneliti yang bisa membuat obat virus corona. Atau sekedar membuat pantun tentang corona. Kumpulan Pantun Para Netizen Para netizen membuat pantun tentang virus corona atau covid-19. Kita mencoba untuk mengumpulkan berbagai pantun tersebut. Tentunya hanya sebagai inspirasi. Sedangkan di pantuncinta2000 ini, semua pantun adalah karya olahan admin. Semua pantun ini masih terkait dengan pandemic covid-19. Kita berharap semoga pandemic ini segera berakhir. 29. Kebun subur tumbuh pepaya, Ambil parang kita bekerja. Virus corona sungguh bahaya Ribuan orang meregang nyawa. 30. Wanita sholat pakai mukena, Siang-siang minum es kelapa. Dimulai di negeri Cina, Kini korona sampai Eropa. 31. Sinar matahari banyak melimpah, Sawah hijau luas terhampar. Sholat jamaah kini di rumah, Supaya corona tidak menyebar. 32. Tanam tomat di undakan, Kalau panen jual ke pasar. Sholat jumat ditiadakan, Salah satu dari ikhtiar. 33. Buah asam namanya kecapi, Nangka apa luarnya berduri. Pasar dan mall kini sepi, Banyak orang mengurung diri. 34. Kebun jauh bertanam lada, Bawa sabit tentu berguna. Jika masyarakat tidak waspada Semakin sulit menangkal corona. 35. Makan keju si anak Belanda, Santai sebentar sambil rebahan. Saat wabah mulai melanda, Ingatlah insan kepada Tuhan. 36. Kura-kura lari kemana, Dari sungai naik ke sawah. Gara-gara virus corona Sekarang kerja dari rumah. 37. Kapur barus punya si janda, Ada jemuran dekat jendela. Karena virus corona melanda, Kini bekerja jadi terkendala. 38. Buah nangka buah naga, Beli martabak dari si nona. Tidak disangka tidak diduga Tahun ini merebak virus corona. 39. Bola sepak bola bundar, Hiasan tangan dari perak. Dari corona kita menghindar Dengan selalu menjaga jarak. 40. Jalan-jalan ke kota Kendari, Dari pantai dapat rajungan. Virus corona bisa dihindari Dengan sering mencuci tangan. Pahlawan Perang Virus Corona 41. Malam dingin minum bajigur, Kaki kotor menginjak lumpur. Banyak dokter telah gugur, Saat mereka di medan tempur. 42. Sawah luas ada ular, Gigi sakit jadi tanggal. Oleh virus dokter tertular, Akhirnya merekapun meninggal. 43. Lihat pesawat menembus awan, Burung dara hinggap di dahan. Dokter perawat adalah pahlawan, Melawan corona meski kelelahan. 44. Hendak bertanya namun sungkan, Dari utara menuju selatan. Mari semua mendoakan Agar dokter dalam kesehatan. 45. Anggrek bulan jadi benalu, Minum susu alangkah nikmat. Virus corona moga berlalu Semua sehat dan selamat. . . Masih banyak pantun lainnya mengenai corona virus. Cobalah kamu baca judul lainnya di bawah ini. Terutama pantun tentang corona atau covid-19. Dalam sastra Sunda, pantun adalah sama dengan sisindiran. Dalam sastra Sunda, ada juga karya sastra yang disebut "carita pantun". Pantun yang ada dalam sastra atau bahasa Indonesia berbeda dengan "carita pantun" yang ada dalam bahasa sastra Sunda, carita pantun adalah bentuk puisi yang isinya berupa cerita, sedangkan sisindiran pantun adalah bentuk puisi yang isinya tidak berupa cerita. Contoh puisi Sunda lainnya yang isinya berupa cerita adalah wawacan. Sedangkan contoh puisi Sunda lainnya yang isinya bukan berupa cerita adalah mantra, guguritan, kawih, kakawihan dan dilihat dari bentuk kata-katanya, terdapat tiga jenis sisindiran, yaitu paparikan, rarakitan dan wawangsalan. Sedangkan jika dilihat dari isi atau maksudnya, terdapat tiga jenis sisindiran juga, yaitu sisindiran yang berupa petuah atau dalam bahasa Sunda disebut piwuruk, kasih sayang atau sislih-asih dan humor atau sesebred atau utama dari sisindiran, terutama dalam paparikan atau rarakitan, adalah adanya kesamaam suara suku kata terakhir dari baris pertama dengan ketiga dan baris kedua dengan keempat dari sisindiran. Kesamaan suara suku kata tersebut adalah ditunjukkan dengan huruf hidup terakhir dari tiap baris, bukan huruf mati terakhir dari tiap pertanyaan di atas yaitu "contoh pantun dalam bahasa Sunda a-b-a-b", adalah hal yang tidak biasa. Yang biasa adalah "contoh pantun dalam bahasa Sunda a-i-a-i". Tapi, untuk sekedar contoh, di bawah ini adalah contoh sisindiran jenis paparikan yang bisa sesuai baik dengan pertanyaan a-b-a-b maupun yang sesuai dengan bentuk sisindiran yang biasa a-i-a-i jalma anu sok ngobatanbiasa disebut tabibulin tong kamalinaantong nepi liwat ti magribleungit teh lemesna icalatawa hartina raiblamun geus sok babarenganhartina teh sobat karib Puisi bahasa sunda atau yang sering kita sebut juga dengan sajak sunda adalah jenis salah satu karya sastra yang dipakai sebagai sarana media pembelajaran dalam keterampilan berbahasa bentuknya dipilih dan ditata dengan cermat sehingga mampu mempertajam kesadaran orang akan suatu pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus melalui bunyi, irama, dan makna khusus. Di dalam puisi diungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan struktur fisik dan struktur juga Cara Membuat Puisi Untuk Anak Pemula dan ContohnyaContoh Puisi Bahasa Sunda dan ArtinyaNah, dibawah ini adalah kumpulan beberapa contoh puisi sunda yang dituliskan dalam bahasa sunda menyentuh kalbu, dalam puisi ini pengarang mencoba menuangkan kreatifitas atau imajinasi tentang keadaan yang alami pada kehidupan DAÉK GAWÉ - Ceng haris solihinIeu awak asa lalungséDi rarasa asa carapéMeureun loba digaweTeu sirikna unggal poéMun teu ngarah moal ngarihHaté pasrah najan peurihKacapé heunteu di tolihMoal aral komo deui sedihKawajiban jadi jelemaKudu daék gawé jeung usahaBari teu poho di barengan do'aNeda rido kanu maha kawasaArtinyaTubuh ini terasa lemas, Dirasa terasa lelah. Mungkin banyak bekerja. Di setiap hari, Hati pasrah walaupun perih, Rasa lelah tidak dihiraukan, Tidak akan menyesal apalagi bersedih, Kewajiban jadi manusia, harus mau bekerja dan usaha. Sambil tidak lupa dibarengi do'a meminta ridho kepada yang PANGGGEUING DIRI - Haris solihinNaha aranjeun téh pohoYén maot téh ngadodohoDatangna teu méré nyahoNu tangtu moal katempoHirup ka tungkul ku patiNu moal nempo ka wanciAnu bakal nutup diriSakarat nu jadi saksiNapas nu panganggeusanNu kaluar tina badanNgarenghap kekerejetanGeusan taya pamuntanganDi riung di ceungceurikanDi simbutan di boéhanTeu lila datang pasaranHarta banda teu nulunganÉling-éling mangka élingHayu dulur urang arélingTaya beurang taya peutingTong mikiran baé kapusingTerjemahanApa kamu lupa bahwa kematian itu mengintai, datangnya tidak memberi tahu. Yang tentu tidak terlihat, hidup menunduk ke kematian yang tidak melihat waktu yang akan menutup diri. Sekarat yang menjadi saksi Nafas terakhir yang keluar dari tubuh merengek terengah-engah, tidak ada yang kelilingi, di tangisi, di selimuti, tidak lama datang kain kafan harta benda tidak membantu. Ingat-ingat maka Ingatlah, mari saudara kita mengingat, tidak ada siang tidak ada malam, jangan memikirkan saja rasa - Haris solihinEweuh deui kanyeri nu lewih nyeri tibatan di hianatan ku diriNyaho bener tapi teu daék benerNyaho salah tapi pagawéan milampah salahNyaho hirup di dunya teu lana tapi hayu baé ngudag dunya nu bakal panaNyaho maot téh ngadodoho tapi sok dipopohoNyaho rejeki téh geus diatur tapi sok sieun kabeakeun baturNyaho papasten hadé goreng téh ti Alloh tapi ka batur sok wani nyasalahNyaho kabéh gé ukur titipan tapi sok surga téh tempat kanikmatan tapi kalakuan kalah ngajauhanNyaho naraka téh teu haneut, tapi laku lampah kalah ada rasa sakit yang lebih daripada dikhianati oleh diri sendiri, sudah tahu benar tapi tidak mau benar, tahu salah tapi kerjanya melangkah salah, Sudah tahu hidup di dunia tidak lama, tetapi terus saja mengejar dunia yang akan kematian mengintai tapi suka dilupakan, tahu rejeki sudah diatur tapi terkadang takut dihabiskan oleh orang lain. Tahu takdir bagus dan jelek dari allah tapi kepada orang lain berani menyalahkan. Tahu semua itu hanya titipan, tapi suka mengaku surga itu tempat kenikmatan tapi kelakuan malah menjauhi, tahu neraka itu tidak hangat tapi kelakuan Puisi Urang SundaMasigit..Tempat kuring nu baheulaKeur leutik ngulik pangartiDi wurukan di béjaanKadang nepi ka di ceprètanNgong adzan maghrib riab kamasjidDi sarung di karopèahDina wanda nu katembong bungahTeu nolih kacapè mèmèh ngajiNgariung ulin di balè balèTerjemahanMasigit. Tempat ku dahulu saat kecil mencari pemahaman, diajari, di beritahu. Terkadang sampai dipukul dengan lidi. Saat adzan magrib, bergegas bersama-ama pergi ke masjid, memakai sarung dan peci, dalam raut wajah yang terlihat bahagia tidak merasakan lelah, sebelum mengaji berkumpul bermain di Puisi Sunda laina JEMBAR SABAR - Eep Syaiful AkbarBismillah ngayuga lampahBalukar janglar meunang kahayangBalukar sasar medar rumingkangSing jembar sabarTong jadi hambar ihtiarRaksa rasa ukir pikirMun gering tong rungsingMun cageur tong badeurUlah ceurik jadi jalma leutikUlah sombong abong di gedongLain batur kabéh gelé dulurNéang halal awurkeun amalUlah lieur ku madu dunyaJung sumanding ka Nu AgungGusti wiati pangartiNu sajati mariksa atiMILANG TAUNNgitung waktu nusamporeétDi udag umur nu beki mépétWanci ka wanci teu karasaTi poé ka bulan tepung jeung taunTafakur badan sakujurRaga titipan di bates ku umurIsuk geto pasti dikuburGeus katangtuan nu maha ghopurNgariksa lampah nu geus kasorangNgalangkang némbongan sagalanaHideung, kayas, taya bodasnaHirup ulah loba dipaké teu gunaDINA JANDÉLA INDUNG - Arif AbdilahMéméh layung ngubur panineungandina jandéla, gening raratan salira atra kabacarénghap karasa namper minuhan kacalebah dinya, ngaran salira natrattapak nulis kadeudeuh kuringDi luar langit alumhujan ngucurkeun cimata kana jandélaaya nu sumelendep kana hahalang kacapipi salira nu riut diturih cuacaSalira beuki sepa sedeng sepituluy ngukuntit lebah pangkéngdina hordéng nu jadi panyumputan ringkangdua mata ngukur anggangna jarak aya jeung sirnaKARUNGING LAIN WAYAH - Heni HendrayaniWanci ngagayuh ka peutingPoék satungkebing hatéLain pédah euweuh panon poéSabab rasa dibulen pepedut hirupNa saha nu ngirim karungsingIsukan balebat datangNgolebat bareng jeung harepan"subuh baris datang"ceuk AnjeunBasa diri uyup ayap ngarayapNitenan firman AnjeunCahaya nyulusup nyaangan hatéUkur sumegruk ngawakilan diriPuisi Pendek Singkat 1 Bait dan 2 BaitPuisi Pendek 1 BaitSebagai contoh, puisi sunda pendek 1 bait dibawah ini saya ambil dari karya Soni Farid Maulana, beliau lahir di Tasikmalaya, pada 19 Februari 1962, Bandung. Sebelum menulis puisi berbahasa sunda pada tahun 1980, awalnya beliau menulis puisi bahasa indonesia tahun buku yang berjudul "Kalakay Méga" adalah merupakan kumpulan puisi sundanya yang pertama dan diterbitkan oleh CV Geger Sunten pada tahun 1992, 1997, 2007, dan berikut adalah karya-karya puisi bahasa baluas welingteu rumasa meurahan baturbagja guyang na cimata deungeunngangon napsu teu kapalangteu hariwang nyukang petengteu hariwang diala patiKATAMBIASmun kuring katambiasestu hirup hirup kuma ombaklaju ajal ngaheurap nyawamung asih Pangersa nu dipundutNu Maha Welas, Nu Maha AgungNu Maha Suci Lautan HampuraJEMPLANG MULANGmungguh hirup ninggang kecrékcampala noroktok rebab nyukang peurihmaut hinis jero méméh jemplingsahariring alif lam mimPADUNGRumasa paéh ka sirungda puguh dipager padungmungguh umur ngabukur caturdipelak taya kembangankarungu deui sora incuingngear di jero dadaUMURMapag umur kolot kalapamatak muringkak bulu pundukmeri onaman naha geuningan ceuk Hasan Mustapanéang tapak soang dina tapak diri di mana;dina sésa umur anu méhongbadis bujur sééng;atawa dina amparansajadah nu belewukku lebu waktu?Puisi Singkat 2 BaitPuisi singkat 2 bait bahasa sunda ini adalah puisi dimana disetiap 1 baitnya biasanya terdiri hanya 3 ampai 4 baris atau larik saja, dan biasanya juga setelah baris keempat diberi jarak 1 baris. Dikatakan dua bait ini umumnya hanya terdapat 6 sampai 8 baris kata saja."Suling"Ceuk Anjeun basa ngadangusora suling angger nyeri, lin?bari nyeungeutan deui lilinnu kasakaean kalinaMémang kuring ngan saukur niupnaBari ngararasakeun unggal jentréngnaurat soranganArtinya Kamu mengatakan ketika mendengar suara seruling selalu menyakitkan, bukan?sambil menyalakan lilin yang kesekian kalinya. Memang aku hanya sekedar meniupnyaSambil merarasakan setiap detail pembuluh darah sendiri."Jalan Satapak"Jalan nu katembong panjangtos kasorang satengah jalanSatia satuhu neupi pegat AsihTakdir nu kawasamugi endah dina hiji mangsakasambung tali rarabi ridhonaGusti nu maha suciArtinyaJalannya yang terlihat panjang sudah terjalani setengah jalanSetia sampai putus kasih. Takdir yang kuasa semoga indah dalam suatu masa, tersambung tali rabbi ridhonya allah yang maha suci."Lengkah Kahirupan"Bissmillah neruskeun lengkah urangNgudag tujuan sewang-ewanganKana lengkah nu teu balangahDina jalan kahirupan...Lempang dijalan satapakMugia menang balesan kahadean illahiArtinyaBissmillah melanjutkan langkah kita, Mengejar tujuan sndiri-endiri dalam langkah yang tidak diperhatikan. Dalam jalan kehidupan.. Berjalan di jalan setapak. Semogadapat balassan kebaikan illahi."Teu Bisa Ku Pangarti"Limperan jeung bingung pamolahSarwa salah tingkah lumakuDasar diri teu bisaTeu bisa harti pangartiHapa Sepa pangabisaMikir mingkin harereseRarasaan hate teu tangtuMana arah jalan nu kudu dipilampahArtinyaLinglung dan bingung tingkah laku, serba salah tingkah laku, dasar diri tidak bisa, tidak bisa mengerti. Kosong pucat kemampuan, berfikir semakin susah. Perasaan hati tidak menentu, mana jalan yang haru yang ditulis dalam bahasa sunda merupakan wujud ekspresi dari karya tulis yang ditulis oleh seseorang yang bersumber dari ide, pandangan serta gagasan dari pikirannya. Dan cara yang terbaik untuk jadi seorang penulis dalam puisi bahasa sunda ialah menulis dan terus menulis, membaca dan terus membaca. Pantun pendidikan empat bait atau empat baris adalah salah satu jenis pantun nasihat seputar dunia edukasi, dengan dua baris sampiran dan dua baris isi. Pantun pendidikan biasanya berupa nasihat belajar buat para pelajar, baik di sekolah maupun di itu pantun pendidikan juga banyak yang mengandung pesan-pesan untuk menghormati guru dan orang tua. Nah, di bawah ini Anda dapat membaca kumpulan pantun pendidikan 4 bait yang cocok ditujukan kepada anak-anak siswa.************1. Pantun Pendidikan Jangan Malas Ada bocil mencari ayah Pergi ke pasar bajunya basah Sejak kecil malas dan payah Nanti besar hidupnya Pantun Pendidikan Belajar Rajin Air tajin dimakan kenari Burung elang terbang kemari Belajar yang rajin setiap hari Kelak hidupnya Pantun Pendidikan Disiplin Jalan berdua tak dapat izin Harus bersama Abang Parmin Hidup disiplin dan juga rajin Masa depan pasti Pantun Pendidikan Jadi Teladan Hutan lebat tumbuh sejajar Pergi ke sana sama komandan Siswa yang hebat rajin belajar Pasti bangga menjadi Pantun Pendidikan Belajar Serius Rusa liar badannya kurus Dikejar macan jalannya lurus Jika belajar tak pernah serius Masa depan takkan Pantun Pendidikan Belajar Sedikit Ada kelelawar di atas bukit Ular panjang sedang membelit Jika belajarnya sedikit-sedikit Saat dewasa hidupnya Pantun Belajar Sepanjang Hayat Buah tomat disayat-sayat Bijinya banyak jatuh bertebaran Mari belajar sepanjang hayat Dari buaian hingga Pantun Pendidikan Jangan Sombong Nenek menggendong sebakul jamu Jamu madu dipesan satu Janganlah sombong jika berilmu Karena itu insan tak Pantun Pendidikan Otak Cerdas Pohon kurma di bukit cadas Rasanya enak, tidur pun pulas Rasa percuma berotak cerdas Jika dipakai berbuat Pantun Pendidikan Jangan Berbohong Kereta datang setengah gerbong Angkut sebiji pohon binahong Jika berilmu tak boleh sombong Apa lagi sering Pantun Pendidikan Ulangan Umum Kereta bergerak kecepatan maksimum Pergi ke kota bawa mentimun Kalau ada ulangan umum Rajin belajar, jangan Pantun Pendidikan Jadi Pilot Tidak mendengar namanya bolot Beras tajin dimakan bekicot Kalau ingin menjadi pilot Belajar rajin, jangan Pantun Pendidikan Jadi Polisi Mobil tua bikin polusi Sudah berkarat di tiap sisi Kalau hendak jadi polisi Latihan fisik, otaknya Pantun Pendidikan Negara Hebat Ke rawa lebat menangkap ikan Ikan disambar burung pelikan Negara hebat karena pendidikan Maka pemerintah harus Pantun Pendidikan Sopan Santun Malam minggu duduk merenung Mata memandang sejauh ujung Walau ilmu setinggi gunung Sopan santun harus Pantun Pendidikan Jadi Dokter Pulsa listrik beli di konter Saat masuk tekanlah enter Kalau ingin menjadi dokter Harus jadi anak yang Pantun Pendidikan Penuh Berkat Ayah mencangkul dengan giat Tanam jagung memakai tongkat Menuntut ilmu sepanjang hayat Dengan ilmu peroleh Pantun Mengejar Cita-cita Ada awan tutupi fajar Bulan bintang terletak sejajar Ayo kawan kita belajar Agar cita-cita mudah Pantun Pendidikan Fokus Belajar Papan kayu buat selancar Main ke laut sebelum fajar Jangan dulu mikirin pacar Lebih baik fokus Pantun Pendidikan Nasihat Guru Tanah sawah harus diolah Padi berbuah dipanen Jamilah Ikut nasihat guru di sekolah Jangan malas dan suka juga Kumpulan Gambar Pantun Nasihat BelajarPantun Pendidikan 4 Baris Penuh Nasihat Bijak21. Tangkap pencuri tak boleh lolos Dalam penjara dia dijeblos Jadi siswa tak boleh bolos Rajin sekolah dan bersikap Buah nanas di atas bangku Buah duku dibuat jamu Jangan malas membaca buku Karena buku sumber Buka kalender tahunnya masehi Bulan Maret ke Nagasaki Sesama teman saling mengasihi Jangan malah saling Bunga melati sedang merekah Banyak dipakai orang menikah Sedari kecil gemar sedekah Kelak besar hidupnya Papan kotak dijadikan peti Peti diukur memakai lidi Jadilah anak yang baik hati Harus tahu membalas Mekar sudah bunga selasih Biar subur, pupuk diberi Jika sekolah selalu bersih Semangat belajar pasti Jalan-jalan ke Uluwatu Lihat kera bawa sepatu Sesama teman saling membantu Itulah tanda anak Masuk toko membawa kain Kain ungu buat pertapa Bila engkau banyak bermain Semua ilmu bisa Anak katak di pinggir sawah Anak lembu di depan taman Kasih anak sepanjang galah Kasih ibu sepanjang Pandang rembulan tiada jemu Sinarnya terpantul di air sumur Jika punya banyak ilmu Hidup makmur sepanjang Jalan-jalan mencari kerang Ikan bandeng tiada berduri Rajin belajar dari sekarang Untuk bekal di kemudian Gubuk jati bertembok bata Bata kuat warnanya merah Teguhkan hati menggapai cita Kepada Tuhan kita Siapa suruh membeli sangkar Sangkar burung anyaman tikar Siapa selalu suka bertengkar Dekat dia dengan yang Main akrobat badannya lentur Gitar dipetik terasa kaku Hasrat belajar tak boleh luntur Selalu rajin membaca Ada kereta sebelas gerbong Kereta pergi ke tengah kolong Jadi anak janganlah sombong Rendahlah hati dan suka Pergi ke pantai berkacamata Duduk sendiri di tengah taman Selalu jaga perkataan kita Jangan sakiti perasaan Pergi berbaris dengan sejajar Berbabris rapi sepatunya baru Jadi murid harus rajin belajar Disukai teman, disayangi Habis berlari terasa payah Ada kolam di kota Mekah Terima kasih kepada ayah Siang malam mencari Menggali ubi membawa kapak Dibuat kolek dengan mentega Hormati ibu dan juga bapak Agar kelak diberikan Tanah sawah harus diolah Padi berbuah dipanen Jamilah Ikut nasihat guru di sekolah Jangan malas dan suka Kakak malas tak mau ikut Jalan jauh membuat lelah Meminta maaf janganlah takut Jikalau kita berbuat Ada kertas dari pejabat Ada buku sedang terbuka Selalu setia pada sahabat Dalam suka maupun Rumah gubuk beratap lontar Naik kuda susah terkejar Dari mana datangnya pintar Dari ketekunan dalam Tingkap papan kayu persegi Sampan sakat di Pulau Angsa Indah tampan karena budi Tinggi derajat karena Obat apotik resepnya manjur Buat hilangkan kesemutan Sedari kecil berlatih jujur Kelak dewasa jadi Jalan-jalan ke Manokwari Baju robek terkena duri Jangan suka menyimpan iri Hidup tak tenang, tiada Beli kemeja boleh dicicil Kemeja mewah buatan Brasil Banyak belajar di masa kecil Di waktu besar pasti Anak kancil ditangkap jin Induknya melompat ke atas peti Ketika kecil belajar rajin Sesudah besar senanglah Pagi pagi ke kantor camat Surat diurus buat pindahan Jika ingin hidup selamat Taat selalu perintah Jalan-jalan ke Manokwari Baju robek terkena duri Jangan suka menyimpan iri Hidup tak tenang, tiada Gersang nian bukit cadas Tempat habitat para unggas Jadilah murid yang cerdas Selalu kerjakan setiap Awan putih tampak mengambang Pantai surut tersisa garam Banyak ombak dan gelombang Jangan sampai perahumu Buah tomat merah warnanya Bulat bentuknya, sedap dilihat Buanglah sampah pada tempatnya Agar sekolah bersih dan Zaman purba hidup di gua Tangkap rusa, dapatnya anoa Turuti perintah orang tua Tiap solat tak lupa Bapak nelayan menangkap ikan Ikan ditumis dicampur rebung Uang jajan jangan dihabiskan Sisakan sedikit buat demikianlah sederet kumpulan pantun pendidikan 4 baris. Sebagai penutup, penulis ucapkan Burung pelikan di atas kaca Hinggap rehat di ujung benua Pantun pendidikan sudah dibaca Moga bermanfaat buat semua.

pantun bahasa sunda 4 bait