Lembang sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Bandung Barat, jaraknya kira-kira 20 km dari kota Bandung. Teman-teman narablog, ada beberapa area wisata petualangan di hutan pinus Lembang, antara lain Terminal Wisata Grafika, Wisata Pal 16 Giri Makmur, Bandung Treetop Adventure Park, dan Bumi Perkemahan. Semuanya terletak di Desa
DjuandaForest Park. Djuanda Forest Park atau Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda bisa menjadi salah satu pilihan tujuan liburmu bersama keluarga. Djuanda Forest Park ini merupakan kawasan hutan konservasi yang menjadi salah satu paru-paru kota Bandung. Selain menikmati alam hutan raya, kamu juga bisa mengunjungi beberapa spot wisata lainnya
Pengunjungmelakukan swafoto saat peresmian Hutan Menyala di Taman Hutan Raya Juanda, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/10/2021). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Taman Hutan Menyala yang mengusung konsep wisata alam sambil menambah ilmu terkait peran hutan di tengah serta menggerakan kembali roda ekonomi di
Berikuttujuh taman di Bandung yang bisa jadi tujuan saat ingin melepas penat. 1. Alun-Alun Kota Bandung. Bersantai sambil menikmati suasana pusat kota di Alun-alun Bandung. Foto: Gmaps/Juan Fitrianto. Lokasinya di Jalan Asia Afrika, Balonggede, Kecamatan Regol. Alun-alun Bandung menawarkan banyak hal untuk pengunjung.
Kota Bandung menyimpan segudang destinasi wisata yang menarik untuk dijelajahi. Ranca Upas, misalnya, merupakan salah satu tempat wisata di Bandung yang mencengangkan.. Kawasan tersebut begitu memikat karena menawarkan pengalaman wisata yang seru dan asyik, mulai dari menikmati hamparan rumput hijau yang memanjakan mata,
Salahsatu tempat wisata yang menjadi primadona di kawasan Bandung Barat yaitu Farm House Lembang. Tempat wisata ini berada di Jl. Raya Lembang No. 108, Gudangkahuripan, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Untuk masuk ke Farm House Susu Lembang anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp30.000 yang berlaku saat
HIDn. Semua hal yang dapat dilakukanTamanAir TerjunTaman bermainArea Wisata Alam& Taman MargasatwaTamanFormasi GeologiSumber Air Panas & Air Mancur PanasPerairanKebun BinatangNgaraiHutanCocok untuk PasanganTerjangkauCocok untuk Anak-AnakCocok untuk Kelompok BesarLokasi bulan maduCocok untuk Penggemar Aktivitas EkstremTempat yang Belum DikenalMasuk GratisBerjiwa petualangBagus Saat Hujan
Taman Hutan Raya Djuanda merupakan salah satu wisata alam populer di Bandung. Tempat ini menjadi wilayah konservasi yang sering digunakan untuk hiking. Meski sempat tutup beberapa saat karena pandemik, kini Taman Hutan Raya Djuanda memiliki atraksi baru, yakni Hutan Menyala. Hutan Menyala menjadi destinasi alam yang kekinian, pemandangannya kece banget. Sisi gelap hutan akan dihiasi dengan lampu warna-warni yang menyala dengan indah. Tempat ini juga menawarkan pengalaman audiovisual yang unik. Kedengarannya menarik, kan? Yuk, simak dulu 10 potret Hutan Menyala yang baru di Bandung berikut ini!1. Hutan Menyala menawarkan inovasi wisata malam dengan pengalaman audiovisual yang menarik di tengah Taman Hutan Raya DjuandaSuasana di Hutan Menyala, Bandung 2. Lokasinya di Kompleks Tahura, Jalan Insinyur Haji Djuanda Nomor 99, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung, Jawa BaratBerfoto di Hutan Menyala, Bandung 3. Hutan Menyala baru dibuka pada awal Oktober 2021. Berada di area yang luas, mulai dari kawasan Dago Pakar hingga MaribayaBerfoto di Hutan Menyala, Bandung 4. Harga tiketnya Rp125 ribu per orang, sudah termasuk tiket masuk Tahura, Hutan Menyala, penanaman bibit pohon, dan jamuan malamSuasana di Hutan Menyala, Bandung 5. Hutan Menyala buka setiap hari pukul WIB, dengan kapasitas pengunjung maksimal 300 orang per hariSuasana di Hutan Menyala, Bandung 6. Ada beberapa aktivitas seru yang bisa kamu lakukan, seperti menyusuri hutan saat malam hari, sambil bermain dengan cahaya lampuMenyusuri Hutan Menyala, Bandung Baca Juga 10 Destinasi Favorit Bersepeda di Bandung, Pemandangannya Cantik 7. Menariknya, kamu bisa merasakan konsep jamuan malam. Menikmati berbagai hidangan di tengah hutan berhiaskan lampu-lampu estetikJamuan Malam di Hutan Menyala, Bandung 8. Kamu juga bisa mengetahui tentang lingkungan hutan dan peran pentingnya bagi bumiHutan Menyala, Bandung 9. Setiap sudut hutan bisa kamu manfaatkan sebagai spot foto Instagramable. Pastikan membawa gadget atau kamera terbaikmu, yaBerfoto di Hutan Menyala, Bandung 10. Disarankan datang saat cuaca cerah, ya. Selain itu, jaga lingkungan hutan dengan membuang sampah pada tempatnya supaya tetap bersihHutan Menyala, Bandung Itulah 10 potret Hutan Menyala, tempat wisata baru di Bandung yang bisa jadi inspirasi liburanmu selanjutnya. Tempat ini bisa menjadi cara seru menyusuri dengan sensasi yang berbeda, lho. Baca Juga 10 Rekomendasi Tempat Wisata yang Cocok untuk Hiking di Bandung
Foto By metrotv Lokasi Kompleks Tahura, Jl. Ir. H. Juanda Ciburial, Kec. Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40198 Map Klik Disini HTM per Orang Buka Tutup WIB Telepon 022 2515895 Bandung merupakan sebuah kota yang berada di daerah pegunungan dengan pemandangan alam sangat menakjubkan. Hal ini membuat udara di kota itu menjadi sejuk karena banyak sekali pohon dan tanaman yang tumbuh dimana-mana. Karena itulah banyak sekali tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam, salah satunya adalah Taman Hutan Raya Djuanda. Wisata ini dijadikan sebagai hutan rekreasi dan tujuannya untuk melestarikan berbagai macam tumbuhan dan satwa agar tidak punah. Foto By projectkibo Karena itulah banyak sekali pohon dan tanaman alami yang tumbuh dan juga berbagai jenis tumbuhan buatan. Taman Hutan Raya Djuanda biasa disebut Tahura Juanda atau juga disingkat dengan THR Juanda. Taman hutan ini bisa dimanfaatkan bagi ilmu pengetahuan, penelitian dan pendidikan serta untuk menunjang budaya, pariwisata dan rekreasi. THR Juanda letaknya memang sangat strategis, berada di kompleks Tahura Djuanda No. 99 Dago Pakar, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung. Jaraknya sekitar 7 km dari pusat kota Bandung, tentu saja termasuk pariwisata unik yaitu wisata hutan di tengah kota. Foto By projectkibo Luas arealnya mencapai 590 hektar dari kawasan wisata Dago sampai kawasan wisata Maribaya, Lembang, Bandung. Berada di daerah pegunungan dengan ketinggian 770 sampai meter diatas permukaan laut. Pesona Wisata❤️Harga Tiket Masuk ❤️Angkot Menuju Lokasi ❤️1. Trayek Ciroyom-Ciburial❤️2. Trayek Dago-Caringin❤️Taman Hutan Raya di Indonesia❤️ Pesona Wisata❤️ Sebagai wisata di tengah kota, THR Juanda menyediakan pesona wisata berbeda dengan suasana hutan yang nyaman dan udara segar serta jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota. Di tempat wisata ini, para pengunjung bisa terhibur dan menyegarkan pikiran serta melepaskan ketegangan dan stress yang ada di kepala. Foto By gsyella THR Juanda merupakan wisata yang lengkap karena menyediakan fasilitas untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Para orang tua bisa mengajak anak-anaknya untuk menikmati keindahan alam hutan serta terhibur dengan adanya arena bermain atau playground seperti ayunan dan prosotan. Selain itu, juga tersedia wisata outbound untuk menguji ketangkasan dan sekaligus mendidik mental anak-anak. Wisata hutan juga bisa menjadi sarana edukasi kepada anak-anak untuk mencintai keindahan alam Indonesia yang memiliki berbagai macam satwa dan tumbuhan. Ada ribuan jenis tanaman yang tidak diketahui dengan pasti berapa jumlahnya. Selain itu, banyak juga jenis satwa unik yang hidup bebas seperti aneka macam burung, serangga serta monyet ekor panjang. Para pengunjung bisa mendengarkan suara binatang atau kicauan burung yang lalu lalang disekitar taman. Ada juga tempat penangkaran rusa, khususnya rusa tutul yang bisa menjadi sarana hiburan bagi anak-anak agar lebih menyayangi binatang. Foto By sdverdana Tersedia juga pemandian air panas sehingga anak-anak bisa bebas bermain dengan air dan mandi air panas yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Sedangkan bagi remaja dan dewasa, bisa menikmati wisata alam seperti curug atau air terjun. Ada 3 curug yang sangat indah dan bisa dijadikan spot menarik untuk mengambil gambar atau selfie yaitu Curug Dago, Omas dan Lalay. Air terjun yang paling populer adalah Curug Omas karena ketinggiannya mencapai 30 meter dan menjadi wisata favorit bagi pengunjung. Lokasi Curug Omas sebagai wisata yang paling ujung dari THR Juanda dengan jarak sekitar 5 km, namun akan lebih dekat jika melalui pintu gerbang Maribaya. Foto By anastasiameilida Curug ini memiliki aliran air yang sangat deras karena sebagai pertemuan 2 sungai, yaitu Sungai Cikawari dan Sungai Cigulung. Setelah melalui Curug Omas, kedua sungai tersebut membentuk satu sungai besar yaitu Sungai Cikapundung. Diatas air terjun ada jembatan yang bisa digunakan sebagai spot terbaik untuk melihat Curug Omas lebih dekat. Wisata lain yang tak kalah menariknya adalah Goa Belanda dan Gua Jepang yang selalu menjadi incaran para pengunjung. Foto By projectkibo Goa Belanda merupakan saksi sejarah bangsa Indonesia ketika masa penjajahan. Pada awalnya goa ini dijadikan sebagai markas militer dan tempat penyimpanan senjata. Kemudian penggunaannya dirubah menjadi sarana PLTA sebagai jalur air dari sungai menuju pusat pembangkit listrik. Sedangkan Goa Jepang bentuknya lebih unik karena memiliki 4 mulut goa dan 2 saluran udara sehingga pengunjung tidak akan merasa sesak napas ketika berada didalamnya. Lokasi goa ini memang cukup jauh dari pintu gerbang karena jaraknya sekitar 500m, namun ada petugas ojek yang siap mengantarkan para pengunjung. Obyek wisata menarik lainnya adalah Tebing Keraton yang selalu menjadi tujuan utama para pengunjung untuk melakukan selfie. Dari puncak tebing ini, para pengunjung bisa melihat keindahan perbukitan di kota Bandung. Selain itu, sebagai spot yang paling ideal untuk melihat indahnya sunrise dan sunset dari satu tempat. Keindahan lainnya bisa melihat lautan awan yang menggumpal diatas bukit ketika pagi hari dan merasakan pesona diatas awan. Foto By mirantidewi_ Untuk menuju lokasi ini para pengunjung harus melalui pintu gerbang utara Dago karena pintu masuknya berbeda dengan THR Juanda serta sudah mulai buka sejak jam 6 pagi. Harga Tiket Masuk ❤️ Ada 2 pintu gerbang untuk memasuki wisata THR Juanda, yang pertama melalui pintu gerbang Dago dan yang kedua melalui pintu gerbang Lembang. Untuk wisatawan domestik harus membayar tiket masuk sebesar sedangkan mancanegara dikenakan biaya masuk sebesar per orang. Biaya parkir motor dan mobil Sedangkan parkir bus dikenakan biaya sekitar Angkot Menuju Lokasi ❤️ Ada 2 trayek angkot yang bisa digunakan sebagai alat transportasi untuk menuju Taman Hutan Raya Juanda dari pusat kota Bandung. Foto By mrindramulia 1. Trayek Ciroyom-Ciburial❤️ Angkot berwarna hijau putih yang lalu lalang di sepanjang jalan melewati Jl. Arjuna- Kencana- Sari- Dago- ITB- dan Terminal Dago. 2. Trayek Dago-Caringin❤️ Angkot berwarna kuning dan biasa melintasi Jl. Cigadung Raya- Barat- Suci- Sari- Gading Unisba dan Unpas. Lalu ke Sari- Kencana- Kaliki- Jl. Sudirman- Jamika- Mulya- Hatta- Ciparay – Pasar Induk Caringin. Jalur angkot tidak sampai masuk ke pintu gerbang, namun bisa turun di pertigaan THR Juanda yang ada minimarketnya atau bisa bertanya pada sopir. Dari pertigaan Dago, bisa naik ojek atau berjalan sekitar 500 meter untuk sampai di pintu gerbang Taman Hutan Raya Juanda. Foto By Taman Hutan Raya di Indonesia❤️ Ternyata negara kita memiliki banyak sekali wisata Taman Hutan Raya, dan wisata THR Juanda bukanlah satu-satunya yang ada di Indonesia. Terdapat lebih dari 20 wisata hutan raya di seluruh Indonesia yang tersebar di beberapa kota dari Aceh sampai ujung timur Nusantara. Di kota Padang ada THR Muhammad Hatta untuk mengabadikan nama Bung Hatta sebagai salah satu pahlawan Indonesia. Sedangkan di Propinsi Riau ada THR Sultan Syarif Kasim yang dibangun pemerintah daerah Riau. Untuk propinsi Kalimantan Selatan memiliki THR Sultan Adam yang berada di Kabupaten Banjar. Ternyata di pulau Bali ada taman wisata hutan yaitu THR Ngurah Rai yang terdapat di jalan By Pass Ngurah Rai arah menuju ke Pantai Kuta. Sementara di Propinsi Sumatera Utara ada THR Bukit Barisan yang berada di antara Kota Medan dan Brastagi, tepatnya di desa Tongkeh Kabupaten Karo. Sedangkan di Aceh ada THR Cut Nyak Dien yang berada di Kabupaten Aceh Besar. Untuk propinsi Kalimantan Timur juga memiliki wisata taman hutan bernama THR Bukit Soeharto yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara. Di daerah Indonesia timur yaitu Propinsi Sulawesi Utara ada THR Gunung Tumpa dan lokasinya berada di kawasan hutan lindung Manado, tepatnya di Kecamatan Bunaken. Sedangkan Propinsi Sulawesi Selatan memiliki Taman Hutan Raya Abdul Latief yang terletak diantara dua gunung, yaitu Gunung Lompobottang dan Gunung Bawakaraeng. Jaraknya memang sangat jauh dari pusat kota Sinjai, sekitar 60 km sehingga tempat wisatanya masih sangat alami. Propinsi Jawa Barat juga tidak ketinggalan untuk melestarikan lingkungan dengan membangun pusat cagar alam, yaitu Taman Hutan Raya Pancoran Mas yang berada di kota Depok, Jawa Barat. Di ujung barat pulau Jawa ada surga tersembunyi, yaitu Taman Hutan Raya yang ada di kawasan Carita. Lokasinya berada di antara jalur Cilegon dan Anyer sekitar 3 jam perjalanan dari Serang dengan menggunakan kendaraan bermotor. Untuk propinsi Lampung ada juga Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman yang berada di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Propinsi Jawa Timur juga tidak mau ketinggalan untuk melestarikan alamnya dengan membangun Taman Hutan Raya Raden Soeryo yang terletak di Kota Batu, Malang. Parlindungan Sinabutar adalah nama lengkapnya. Memiliki pengalaman menulis sejak 2018. Pria yang punya hobi Travelling ini adalah seorang penulis berasal dari Durung, Medan. Selain jadi Wiraswasta, Dia adalah salah satu penulis yang aktif.
JABAR EKSPRES – Jika mencari tempat wisata alam di Bandung yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota, maka Hutan Kota Babakan Siliwangi bisa menjadi pilihan. Hutan Kota Babakan Siliwangi ini menjadi salah satu destinasi wisata Bandung yang dapat memberikan kenyamanan saat dikunjungi. Berada di tengah-tengah Kota Bandung, wisata Babakan Siliwangi berlokasi di Jalan Tamansari Kecamatan Coblong, berdekatan dengan kampus Institut Teknologi Bandung ITB. Menurut sejarahnya, kawasan Babakan Siliwangi ini merupakan area lembah yang dibentuk oleh Sungai Cikapundung sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Warga setempat pun meyakini bahwa Babakan Siliwangi ini merupakan warisan alam asli milik Kota Bandung. Di Babakan Siliwangi, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan yang indah dengan udara yang menyegarkan. Selain itu, terdapat fasilitas jembatan gantung yang biasanya pengunjung gunakan untuk berfoto. Selain jembatan gantung, di Babakan Siliwangi juga terdapat jalur khusus untuk pejalan kaki yang ingin menikmati sejuknya hutan kota tersebut, disebut dengan forest walk. Tentunya, di Babakan Siliwangi juga terdapat beberapa spot foto yang menarik untuk diabadikan. Tidak perlu khawatir, jika merasa kelelahan, pengunjung dapat beristirahat sejenak di kursi-kursi taman yang tersedia. Hutan Kota Babakan Siliwangi buka setiap hari dan dapat dikunjungi mulai pukul WIB. Untuk mengunjungi wisata Bandung yang satu ini, tidak dipungut biaya apa pun. Tetapi, siapkan sejumlah uang untuk membayar parkir jika datang membawa kendaraan pribadi. Karena lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota, pengunjung yang datang juga dapat mengunjungi Cihampelas Walk yang jaraknya tidak jauh dari Babakan Siliwangi. Selain Cihampelas Walk, bisa juga mampir ke Bandung Zoo yang berjarakn hanya sekitar 1,1km saja. Salah satu pengunjung, Ridwan 30, mengaku bahwa dia sengaja mampir setelah lelah beraktivitas seharian. “Saya sengaja mampir dulu sebentar, setelah habis melakukan aktivitas pekerjaan. Ya biasalah, ngadem,” tuturnya. Hal yang serupa juga diungkapkan oleh pengunjung lain, yakni Solehuddin 24. Dia datang ke Babakan Siliwangi bersama teman-temannya. “Saya ke sini bareng temen-temen untuk sekedar nongkrong dan bercengkrama sambil ditemani kopi dan sekaligus menikmati pemandangan sekitar,” ujarnya.
JABAR EKSPRES – Letih dengan rutinitas harian yang menguras tenaga dan pikiran, kamu sepertinya membutuhkan healing ke lokasi yang bisa membuat pikiranmu segar. Berikut ada 5 rekomendasi wisata hutan pinus terbaik yang ada di Bandung dan sekitarnya. Wisata Hutan pinus dengan keindahan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi, menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan ke Bandung. Selain pepohonan tinggi, udara sejuk dan pemandangan indah tersebut, hutan pinus juga menyimpan banyak sensasi untuk dikunjungi. Kini banyak pengelola wisata yang sengaja menjadikan hutan pinus sebagai lokasi wisata baru, dengan cara membuka lahan dengan mendirikan kafe, membuat spot foto yang instagramable, menyewakan tenda, hammock, perlengkapan camping, hingga mendirikan playground atau camping ground lengkap dengan fasilitasnya. Selain sebagai lokasi wisata, hutan pinus juga sangat rekomended sebagai lokasi perkemahan. Karenanya banyak yang membuat paket wisata lengkap dengan camping dan berbagai aktifitas didalamnya. Baca Juga Menikmati Keindahan Wisata Alam Pangalengan di Carita Alam Hot Spring & Resort Bandung Untuk kamu yang ingin tahu dimana saja lokasi wisata hutan pinus di Bandung yang cocok untuk liburanmu nanti, kamu bisa simak uraian dibawah ini yang sudah dirangkum dari berbagai sumber. 1. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal dengan nama Tahura Djuanda ini merupakan kawasan wisata hutan yang sangat lengkap. Bukan hanya hutan pinus, kawasan konservasi ini juga memiliki koleksi ribuan spesies tanaman yang membentang luas 526,98 hektar. Bahkan ada dua sungai yang membelah hutan, yakni sungai Citarum serta Sungai Cikapundung yang alirannya dari Curug Dago hingga ke Curug Maribaya. Lokasinya berada di jalan Ir. H. Juanda Ciburial atau sekitar 7 kilometer dari pusat Bandung. Selain hutan pinus, kamu juga bisa menikmati berbagai wisata lain dilokasi ini diantaranya Curug Kidang, Curug Omas Maribaya, Curug Koleang, serta Curug Lalay. Dan jangan lupa juga kamu harus menjelajah Gua Jepang, Gua Belanda, Batu Batik, Tebing Keraton, maupun Penangkaran Rusa. Halaman 1 2 3
wisata hutan di bandung